Target Ambisius BGN: 82,9 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis Rampung Hingga Mei 2026

Makan Bergizi Gratis Saat Libur Sekolah: BGN Beri Klarifikasi
Implementasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan tak sesaui dengan laporan Badan Gizi Nasional (BGN)/net.

Faktamedan.id, EKONOMI – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menetapkan target besar untuk tahun 2026. Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) diproyeksikan akan menjangkau sebanyak 82,9 juta penerima manfaat di seluruh penjuru Indonesia.

Dadan menyatakan optimisme tinggi bahwa target raksasa ini dapat dirampungkan dalam kurun waktu yang relatif singkat, yakni hanya lima bulan. Pemerintah menargetkan seluruh penyaluran dan infrastruktur pendukung selesai pada Mei 2026, sebagaimana dilansir pada Selasa (20/1/2026).

Pembangunan Satuan Pelayanan Melebihi Target

Optimisme BGN didasarkan pada pesatnya pembangunan infrastruktur di lapangan, khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Hingga pertengahan Januari 2026, jumlah SPPG yang terbentuk dilaporkan telah melampaui target awal yang ditetapkan pemerintah.

BGN mencatat beberapa poin kemajuan infrastruktur:

  • 21.005 unit SPPG telah resmi berdiri dan siap beroperasi.
  • Pembangunan berjalan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.
  • Dadan meyakini bahwa pada akhir Januari 2026, jumlah unit dapur MBG akan menyentuh angka 22.000 unit.

Dukungan Anggaran Fantastis Rp 335 Triliun

Untuk menyokong program berskala nasional ini, pemerintah telah mengalokasikan dana yang sangat besar guna menjamin kualitas nutrisi dan kelancaran distribusi.

Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 335 triliun, yang terdiri dari:

  1. Pagu Anggaran Utama: Rp 268 triliun.
  2. Dana Cadangan (Standby): Rp 67 triliun.

Besarnya anggaran ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pemenuhan gizi yang merata. Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki profil kesehatan anak sekolah, ibu hamil, dan balita, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui penyerapan bahan baku dari petani dan peternak di sekitar lokasi SPPG.

BGN berkomitmen untuk terus memantau transparansi penggunaan dana serta efektivitas distribusi agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh jutaan rakyat Indonesia secara tepat sasaran.

(*Drw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *