Faktamedan.id, NASIONAL – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan kuat mengenai arah masa depan bangsa dalam forum Indonesia Economic Outlook 2026. Di hadapan para investor global dan jajaran menteri kabinet, beliau menegaskan bahwa visi “The New Indonesia” hanya bisa tercapai jika praktik korupsi dihilangkan hingga ke akar-akarnya.
Langkah ini dinilai krusial guna menjamin keberlanjutan ekonomi dan memastikan kekayaan negara tidak terus mengalami kebocoran yang merugikan rakyat.
Demokrasi dan Ketegasan Terhadap Koruptor
Dalam pidato yang diselingi kelakar khasnya, Prabowo menepis anggapan beberapa pihak yang menyebut dirinya bersikap otoriter. Beliau menekankan bahwa mandat yang diterimanya adalah bukti nyata dari proses demokrasi yang berjalan sehat di tanah air.
Namun, Presiden memberikan catatan khusus mengenai penegakan hukum bagi pelaku kejahatan kerah putih. Beliau menyatakan bahwa diperlukan ketegasan luar biasa dalam menghadapi koruptor. Menurutnya, bersikap “sedikit otoriter” terhadap pelaku korupsi mungkin diperlukan agar aset negara terlindungi secara maksimal.
“Integritas pemerintahan adalah fondasi utama untuk menarik investasi. Tanpa pembersihan birokrasi, target pertumbuhan ekonomi yang tinggi hanyalah angan-angan,” tegas Presiden, Sabtu (14/2/2026).
Fondasi Investasi dan Kesejahteraan Rakyat
Bagi Presiden Prabowo, kepastian hukum dan birokrasi yang bersih merupakan daya tarik utama bagi para pelaku usaha. Pernyataan ini sekaligus menjadi jaminan bagi para investor mengenai iklim bisnis yang transparan di bawah masa kepemimpinannya.
Pemerintah memandang bahwa peningkatan kesejahteraan rakyat sangat bergantung pada seberapa efektif negara mengelola sumber dayanya tanpa gangguan dari praktik suap dan penyalahgunaan wewenang.
Penegasan posisi pemerintah yang moderat namun tidak berkompromi pada tindakan merugikan negara ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan pasar domestik maupun internasional sepanjang tahun 2026.
(*Drw)











