Daerah  

Kabut Asap Pekat Karhutla di Desa Galang Mempawah Tutup Akses Jalan Raya, Jarak Pandang Hanya 20 Meter

Vila di Puncak Kebakaran Saat Disewa WNA
Kebakaran/(illustrasi/@pixabay)

Faktamedan.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda area lahan gambut di wilayah RT 01/RW 03, Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah pada Sabtu (28/2/2026) sore.

Insiden ini mengakibatkan kepulan asap tebal yang secara langsung menutupi akses utama Jalan Raya Galang-Sungai Pinyuh. Kondisi tersebut memicu polusi udara parah dan gangguan serius pada arus lalu lintas masyarakat setempat.

Jarak Pandang Hanya 20 Meter

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Mempawah, Desvan, mengungkapkan bahwa kobaran api dengan cepat melahap hamparan semak belukar dan lahan gambut. Faktor suhu panas yang terik serta hembusan angin kencang di lokasi kejadian membuat api merembet dengan sangat cepat.

Dampak paling dirasakan adalah munculnya kabut asap pekat yang membumbung tinggi hingga turun menutupi badan jalan. Hal ini menyebabkan jarak pandang pengendara menjadi sangat pendek dan berisiko tinggi terhadap keselamatan lalu lintas.

“Asap mengarah dan menutup akses jalan raya. Asapnya tebal dan pekat hingga menyebabkan mata perih dan jarak pandang hanya sekitar 20 meter,” ungkap Desvan.

Petugas Gabungan Kesulitan Sumber Air

Merespons kondisi darurat tersebut, tim gabungan dari Damkar BPBD Mempawah bersama unit Damkar Swasta telah dikerahkan ke lokasi. Petugas berjibaku melakukan upaya pemadaman dan pendinginan lahan secara intensif sejak Sabtu sore hingga malam hari.

Meski demikian, tim di lapangan menghadapi kendala teknis alam yang cukup menyulitkan proses penjinakan si jago merah.

“Kami kesulitan mendapatkan sumber air, dan angin kencang menjadi kendala utama saat memadamkan karhutla di Desa Galang ini,” pungkas Desvan.

Imbauan bagi Pengendara

Peristiwa kebakaran di kawasan gambut ini menjadi atensi penuh karena melumpuhkan jarak pandang di jalur vital antarkecamatan. Dengan jarak pandang yang sangat terbatas, para pengendara yang melintas diwajibkan untuk ekstra waspada.

Pengguna jalan diimbau untuk selalu menyalakan lampu kendaraan, mengurangi kecepatan, dan tetap menjaga jarak aman. Hingga berita ini diturunkan, prioritas pemadaman terus dilakukan agar kabut asap segera mereda dan akses jalan dapat kembali normal.

(*Drw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *