Faktamedan.id — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan jawaban langsung atas aspirasi kaum buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Di hadapan ribuan pekerja, Presiden berkomitmen untuk segera menyediakan fasilitas daycare dan menggenjot pembangunan hunian layak bagi buruh guna mendukung produktivitas serta kesejahteraan keluarga pekerja.
Penyediaan tempat penitipan anak atau daycare dinilai Presiden sebagai masukan yang sangat relevan. “Ini saran yang baik, ini akan kita perjuangkan. Ini akan kita laksanakan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tegas Prabowo yang disambut antusiasme massa.
Target 1 Juta Rumah Dekat Kawasan Industri
Selain fasilitas sosial, Presiden membawa kabar baik mengenai kedaulatan papan bagi para pekerja. Berikut poin-poin utama terkait program hunian:
- Peningkatan Target: Pemerintah menargetkan pembangunan minimal 1 juta rumah mulai tahun ini, melonjak drastis dari capaian saat ini yang berjumlah 350 ribu unit.
- Konsep Klaster: Hunian tidak dibangun secara acak, melainkan menggunakan konsep klaster strategis yang dekat dengan kawasan industri dan tempat pekerja.
- Efisiensi Biaya: Lokasi yang dekat dengan tempat kerja diharapkan dapat memangkas biaya transportasi dan meningkatkan kualitas hidup buruh secara signifikan.
Respons Atas Aspirasi Lingkungan Ramah Anak
Komitmen ini merupakan respons atas dorongan Ketua Umum Federasi Komite Persiapan Perhimpunan Buruh Indonesia (KPBI), Ilhamsyah. Sebelumnya, Ilhamsyah menekankan pentingnya ekosistem industri yang mendukung tumbuh kembang anak-anak buruh agar mereka dapat hidup layak dan berkembang dengan baik di lingkungan pemukiman pekerja.
Peringatan May Day 2026 di Monas menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk menunjukkan keberpihakan pada kelas pekerja melalui kebijakan nyata di sektor perumahan dan layanan sosial dasar yang selama ini menjadi beban ekonomi rumah tangga buruh.
*(Drw)













