Midstream dan Downstream Tumbuh, Pendapatan PGN Naik 5 Persen Secara Tahunan

Bantuan Kemanusiaan: Tembus Lokasi Terisolasi via Laut & Udara
Pertamina Indonesia/(foto:ilustrasi/fakta)

Faktamedan.id – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 5 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi US$ 3,9 miliar sepanjang tahun 2025. Capaian positif ini didorong oleh penguatan volume di segmen bisnis inti midstream dan downstream.

Berdasarkan laporan operasional yang dirilis pada Senin (9/3/2026), Subholding Gas Pertamina ini mencatatkan volume niaga gas bumi sebesar 836 BBTUD. Sementara itu, volume transmisi gas bumi mengalami kenaikan 4 persen menjadi 1.609 MMSCFD seiring dengan meningkatnya penyerapan dari sisi pelanggan.

Lonjakan Regasifikasi LNG dan Ekspansi Jaringan

Sektor infrastruktur LNG menjadi salah satu tulang punggung kinerja PGN tahun lalu. Volume regasifikasi melalui FSRU Lampung dan Terminal Arun melonjak tajam sebesar 17 persen menjadi 254 BBTUD. Selain itu, PGN terus memperluas jangkauan pasokannya dengan menambah jaringan pipa distribusi jargas sepanjang lebih dari 230 km.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa keandalan sistem operasi tetap terjaga di level 98,84%. “Kami mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas dan LNG serta menerapkan pengelolaan volume secara adaptif untuk memastikan keberlanjutan layanan energi,” ujar Fajriyah.

Efisiensi Biaya di Tengah Penyesuaian Aset

Meskipun mencatat laba operasional sebesar US$ 519,6 juta, laba bersih PGN di tahun 2025 tercatat sebesar US$ 215,4 juta. Angka ini dipengaruhi oleh kebijakan perusahaan dalam melakukan penyesuaian nilai aset (impairment) pada anak usaha sektor hulu akibat perubahan asumsi cadangan migas.

Fajriyah menegaskan bahwa penyesuaian tersebut bersifat non-cash dan tidak memengaruhi arus kas operasional. Di sisi lain, PGN sukses melakukan efisiensi beban umum dan administrasi sebesar US$ 33,3 juta atau turun sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kinerja Lini Bisnis Pendukung

Selain bisnis gas bumi, PGN juga mencatatkan performa positif di sektor pendukung lainnya:

  • Transportasi Minyak: Mencapai 174.811 BOEPD.
  • Pemrosesan LPG: Naik 8 persen menjadi 117 metrik ton per hari.
  • LNG Trading: Berhasil mengirimkan tujuh kargo LNG ke pasar internasional.

Dengan posisi arus kas operasional yang tetap kuat sebesar US$ 657,1 juta, PGN optimistis dapat terus memperkuat infrastruktur gas terintegrasi guna mendukung target transisi energi nasional.

(*Drw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *