Daerah  

Pemulihan Fungsi Dasar Jadi Prioritas Utama, Pemprov Sumut Kejar Target Rekonstruksi 2026

Banjir Bandang Sumatra 2025: Korban Meninggal Tembus 1.135
Bencana banjir dan longsor di Sumatera/Scsht Instagram.

Faktamedan.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mematangkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana. Saat ini, fokus utama beralih pada sinkronisasi program di lima sektor prioritas guna memastikan pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat.

Kelima sektor tersebut mencakup perumahan dan permukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial, serta lintas sektor. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Sumut, Sulaiman Harahap, menjelaskan bahwa seluruh proses percepatan ini dilakukan melalui tahapan perencanaan yang matang dan terstruktur pada Jumat (27/3/2026).

Visi Build Back Better dalam Pembangunan

Sulaiman menekankan bahwa visi pemerintah bukan sekadar mengembalikan kondisi fisik bangunan, melainkan membangun kembali dengan standar yang lebih baik agar lebih tangguh menghadapi potensi bencana di masa depan. Langkah ini merupakan kelanjutan dari pembaruan rencana induk serta pendampingan teknis kepada kabupaten/kota terdampak.

“Kita harus memastikan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya memulihkan kondisi, tetapi juga meningkatkan kualitas pembangunan melalui pendekatan build back better,” tegas Sulaiman Harahap. Saat ini, Pemprov Sumut tengah melakukan penajaman usulan kegiatan untuk menjamin kualitas konstruksi di tingkat daerah.

Tiga Skala Prioritas Pemulihan Sumut

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut, Dikky Anugerah, merinci bahwa program pemulihan dibagi ke dalam tiga skala prioritas untuk menjamin efisiensi anggaran dan waktu. Prioritas pertama berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan pemulihan fungsi dasar wilayah.

Sementara itu, prioritas kedua menyasar pada pemulihan aspek sosial dan ekonomi warga yang sempat terganggu. Adapun prioritas ketiga difokuskan pada penguatan ketahanan wilayah serta strategi mitigasi bencana jangka panjang. Melalui sinkronisasi ini, Pemprov Sumut berharap seluruh infrastruktur dasar dan layanan publik dapat segera berfungsi normal kembali dengan kualitas yang lebih mumpuni.

(*Drw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *